Rabu, 02 Januari 2013

Presentasi Kelompok 8 (Standarisasi Pengawasan) Profesi Kependidikan Pengertian


Pengertian
Proses kegiatan monitoring untuk meyakinkan bahwa semua kegiatan organisasi terlaksana seperti yang direncanakan dan sekaligus juga merupakan kegiatan untuk mengoreksi dan memperbaiki bila ditemukan adanya penyimpangan yang akan mengganggu pencapaian tujuan.

Metode Pengawasan
Pengawasan Non-kuantitatif : Tidak melibatkan angka – angka dan digunakan untuk mengawasi prestasi organisasi/sekolah secara keseluruhan.
Pengawasan kuantitatif : Melibatkan angka-angka untuk menilai suatu prestasi organisasi / sekolah.

Kompetensi
  • Kompetensi Kepribadian
  • Kompetensi Supervisi Manajerial
  • Kompetensi Supervisi Akademik
  • Kompetensi Evaluasi Pendidikan
  • Kompetensi Penelitian Pengembangan
  • Kompetensi Sosial

Pengertian Supervisi

Secara Morfologi
Super dan vision. Super berarti diatas dan vision berarti melihat.

Secara Sematik
Pembinaan yang berupa bimbingan atau tuntunan ke arah perbaikan situasi pendidikan pada umumnya dan peningkatan mutu mengajar dan belajar pada khususnya.

Secara Etimologi
Pengawasan di bidang pendidikan.

Tujuan Utama : Mengembangkan sistuasi belajar mengajar yang lebih  baik melalui pembinaan dan peningkatan profesionalisme, Memberikan bantuan teknis dan bimbingan kepada guru dan staf agar personil tersebut mampu meningkatkan kualitas kinerjanya dalam melaksanakan tugas dan melaksanakan proses belajar mengajar.

Fungsi Supervisi: Menurut Anwar dan Sagala :
  • Menetapkan masalah yang betul-betul mendesak untuk ditanggulangi.
  • Menyelenggarakan inspeksi, yaitu sebelum memberikan pelayanan kepada guru, supervisor lebih dulu perlu mengadakan inspeksi sebagai usaha mensurvai seluruh sistem yang ada.
  • Memberikan solusi terhadap hasil inspeksi yang telah di survey,
  • Penilaian,
  • Latihan, dan
  • Pembinaan atau pengembangan.

Supervisi Pendidikan
Permendiknas Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Isi . Pada Rumawi V sub B
disebutkan bahwa:
  • Supervisi proses pembelajaran dilakukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan dan penilaian hasil pembelajaran.
  • Supervisi pembelajaran diselenggarakan dengan cara pemberian contoh, diskusi, pelatihan dan konsultasi.

Kegiatan supervisi dilakukan oleh kepala dan pengawas satuan pendidikan.

Prinsip-prinsip Supervisi
Ilmiah
Kooperatif
Konstruktif dan kreatif
Realistik
Progresif
Inovatif

Teknik-teknik Supervisi

Teknik Perseorangan :
Kunjungan kelas
Observasi Kelas
Percakapan Pribadi
Intervisitasi (mengunjungi sekolah lain)
Menilai diri sendiri

Teknik Kelompok:
Rapat
Studi kelompok antar guru
Diskusi kelompok
Penataran
Seminar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar